MERAIH MIMPI SUKSES BERSAMA

KESUKSESAN SESEORANG BANYAK YANG TERLIBAT DIDALAMNYA, TERUTAMA DUKUNGAN TUHAN.

Rabu, 21 Juni 2017

Mempercepat Itik Bertelur | Pintar Beternak Bebek

Mempercepat Itik Bertelur | Pintar Beternak Bebek
Mempercepat Itik Bertelur
Oleh : Gandi Margono

Sebenarnya agak segan juga saya untuk menulis artikel tentang mempercepat itik bertelur ini karena pada dasarnya itik akan bertelur otomatis apabila usianya sudah cukup dan kebutuhannya terpenuhi. Tindakan mempercepat masa itik bertelur bukanlah tindakan yang tepat untuk dilakukan karena bisa berdampak kecil-kecilnya ukuran telur itik yang dihasilkan dan cepat datangnya masa rontok bulu, oleh sebab itu saya sarankan bahwa tindakan ini hanya tepat diberlakukan kepada itik usia 22 minggu atau  lebih yang belum juga bertelur dan bukan kepada itik usia muda.  Selain karena banyaknya pertanyaan tentang bagaimana cara meempercepat itik bertelur, hal ini juga didasari karena banyaknya peternak yang kurang mengerti tentang tentang kebutuhan itik agar bisa bertelur dan bagaimana memperlakukan calon itik petelurnya membuat saya tergerak untuk menuliskannya...

Pemeliharaan itik petelur umumnya dimulai sejak kita membeli itik bayah dari tukang angon untuk kemudian kita pelihara dalam kandang intensif. Apakah tidak bisa jika kita memelihara dari dod sampai itik tersebut berproduksi? Tentu saja  bisa dan itik juga pasti bertelur,  tetapi dengan kondisi sekarang maka biaya pemeliharaan itik dari dod sampai siap telur lebih besar biayanya daripada jika membeli itik siap telur dari tukang angon. Nah dititik inilah banyak peternak kurang mengerti bagaimana cara menanganinya..

Yang pertama penting untuk dilakukan adalah kemampuan menaksir jenis dan usia itik, dengan kemampuan menaksir jenis itik dan usia itik kita akan mendapatkan petunjuk bagaimana memperlakukan itik dengan baik. Jenis itik petelur ada banyak macamnya dan beberapa yang memiliki kemampuan bertelur baik adalah jenis Mojosari, Solo, Alabio dan Cihateup. Usia terbaik saat kita beli adalah 22 minggu /5.5 bulan  karena itik butuh sekitar 2 minggu - 1 bulan untuk adaptasi ditempat baru sebelum bertelur. Untuk anda yang belum bisa menentukan jenis dan usia bebek dapat ditanyakan pada rekan-rekan grup PBPSI agar tidak tertipu.

Setelah anda mendapatkan itik yang siap bertelur anda dapat memberikan vaksin ND dan A1 sebelum itik mulai berproduksi agar terhindar dari penyakit tetelo/Nd dan flu burung/A1. . Tindakan ini sebagai antisipasi karena umumnya itik hasil angon jarang diberi vaksin oleh peternaknya. Pemberian ini juga disertai dengan pemberian vitamin/anti stres 3 hari sebelum dan sesudah pelaksaanaan vaksin. Mengapa itik perlu di vaksinasi ? walaupun vaksinasi tidak menjamin itik terhindar dari penyakit virus tetapi vaksinasi membuat tubuh itik mengenali virus tersebut dan lebih cepat melawannya. Vaksinisasi tiap jenis penyakit cukup diberikan satu kali saja seumur hidup terhadap setiap jenis penyakit akibat virus, dan diberikan saat itik dalam keadaan sehat. Pemberian vaksin saat penyakit menyerang merupakan perbuatan sia-sia dan pembodohan massal yang selama ini dikumandangkan oleh banyak orang. Itik yang sedang sakit bila diberi vaksin justru akan mati bro...

Bila anda tidak ingin menggunakan vaksin, ya segeralah dimulai pemberian herbal atau probiotik agar tubuh itik memiliki antibody yang cukup untuk menang melawan virus. Pemberian herbal hanya saat penyakit menyerang bukanlah merupakan tindakan yang tepat karena kecepatan serangan virus dan penyebarannya hanya perlu hitungan hari dan didalam tubuh itik belum ada cukup antibody untuk menahannya. Lebih baik mencegah ya..

Saat itik masuk pertama kekandang intensif pun kita harus membuat itik gemuk terlebih dahulu karena itik angon umumnya memiliki berat kurang dari berat standar itik siap telur. Standar berat itik Mojosari siap telur sekitar 1,5 kg sedangkan itik Alabio 1,6 kg dan itik Magelang 1,8 kg. Untuk membuat gemuk bebek berarti kita menyediakan pakan yang memiliki energi metabolisme tinggi semisal jagung ataupun karak. Porsi makanpun kadang harus kita lebihkan dari standar ( 150 gram ) bila itik terlihat masih lapar. Nafsu makan itik yang besar biasanya hanya beberapa hari saja dan selanjutnya itik akan kembali keporsi pakan normalnya.

Ok pak...hal diatas sudah saya lakukan tetapi itik belum bertelur juga walaupun sudah berusia 6 bulan lebih dan telah saya pelihara intensif dikandang lebih dari 2 minggu bagaimana donk ?

Jika itik telah berusia 6 bulan lebih dan belum juga bertelur maka kita dapat menerapkan cara-cara sbb :

1. Tambah penyinaran/cahaya
Dengan kondisi cuaca seperti sekarang maka sangatlah wajar bila itik kekurangan cahaya dan suhu ideal untuk dapat segera bertelur. Itik dialam liar akan matang kelamin 2x lebih lambat daripada itik yang dikandangkan, maka penambahan lampu dikandang merupakan hal yang patut untuk dilakukan. Penambahan cahaya sebanyak 4-5 jam saat malam ditambah cahaya terang matahari yang masuk kekandang akan membuat itik segera bertelur. Saat cuaca hujan/mendung walaupun siang/sore hari sebaiknya lampu dinyalakan agar kebutuhan itik terhadap cahaya dan suhu ideal selama 16-17 jam sehari tetap terpenuhi.

2. Buat itik nyaman dikandang
Membuat itik nyaman dikandang terkadang lebih sulit daripada teknis pemeliharaan itik yang lain, kandang yang nyaman berarti kandang yang bersih, tidak berbau menyengat, tidak terlalu panas/dingin dan cukup ruang untuk itik beraktifitas. Hilangkan/minimalisir gangguan seperti lalu lalang orang, tikus dan kebisingan yang dapat menggangu itik. Untuk itik yang baru dikandangkan sangatlah wajar apabila kita temui itik memilih kandang/flock dan kelompoknya sendiri, hal ini wajar dan biarkan saja itik memilih kandang atau kelompoknya sendiri.

3. Pemberian  mengkudu/pace
Daun dan buah mengkudu mengandung proxeronine yang bersifat melancarkan pencernaan itik. Daun mengkudu juga mempercepat dewasa kelamin itik sehingga itik cepat bertelur. Apakah pemberian ini tidak membuat itik dobolan/prolapsus? makanya saya sarankan pemberian ini diberikan kepada itik yang telah cukup umur...Jika pemberian daun mengkudu diberikan saat usia itik 6 bulan atau lebih maka efek negatifnya tidak akan muncul karena saluran reproduksi itik telah siap.

4. Tingkatkan nutrisi pakan
Sejak itik dikandangkan sampai itik mulai bertelur sebaiknya terjadi peningkatan nutrisi pakan yang stabil. Bila diawal masuk kandang anda menggunakan campuran konsentrat : katul dengan perbandingan 1: 8, maka minggu berikutnya bisa anda naikkan menjadi 1: 6..begitu seterusnya sampai terjadi komposisi ideal ( 1:3 atau 1: 2,5). Perhatikan pula bahwa kestabilan nutrisi pakan merupakan hal yang penting untuk dilakukan, sehingga bila terjadi gejolak tentu akan membuat itik berhenti bertelur. Misalnya anda terbiasa memberikan pakan keong/tutut, namun karena keong sulit dicari maka keong anda hentikan pemberiannya tentu 
itik akan berhenti bertelur dan butuh waktu lagi untuk kembali bertelur kembali.

5. Perbaiki pencernaan itik
Kondisi pencernaan itik mempengaruhi kemampuan itik untuk menyerap nutrisi yang berasal dari pakan. Bila pencernaan itik terganggu maka sangat wajar itik tidak bertelur akibat nutrisi yang diserap hanya cukup untuk hidup dan aktivitas itik. Bagaimana mendeteksi ada atau tidaknya gangguan pencernaan pada itik? secara sederhana gangguan pencernaan dapat dilihat dari berubahnya kotoran itik menjadi lebih encer, lebih berbau ataupun perubahan warna dan adanya darah yang menyertai kotoran. Untuk memperbaiki pencernaan itik ada baiknya bila anda memakai bahan-bahan herbal semisal air perasan campuran daun pepaya, bawang putih, jahe dan kunyit yang terbukti membantu memperbaiki pencernaan.

Selamat mencoba dan salam wek wek

Sabtu, 15 April 2017

PENGERTIAN BUDAYA ORGANISASI DAN PERUSAHAAN, HUBUNGAN BUDAYA DAN ETIKA, KENDALA DALAM MEWUJUDLAN BISNIS ETIS

 

KARAKTERISTIK BUDAYA ORGANISASI
budaya organisasi adalah budaya organisasi adalah pokok penyelesaian masalah masalah eksternal dan internal (Organizational culture is the body of solutions of external and iternal problems) yang pelaksanaannya dilakukan secara konsisten oleh suatu kelompok (that has worked consistently for a group) yang selanjutnya diteruskan kepada anggota anggota baru (and that is therefore taught to new members) sebagai langkah yang tepat dalam memahami, memikirkan dan merasakan (as the correct way to perceive, think about and feel) terhadap masalah masalah yang berhubungan dengan organisasi (in relation to those problems) (Peter F. Druicker).

Berikut 10 karakteristik Budaya Organisasi :

1. Inisiatif individual 
Definisi inisiatif individual adalah tingkat tanggung jawab (responsibility), kebebasan (freedom) atau independensi (independent) yang dimiliki setiap individu dalam berpendapat. Kelompok khususnya pimpinan sebaiknya menghargai dan memang perlu dihargai inisiatif individu dalam suatu organisasi selama ide dan inisiatif tersebut berguna dalam memajukan dan mengembangkan organisasi atau perusahaan.
2. Toleransi Terhadap Tindakan Berisiko
Setiap pegawai dan anggota atau kader perlu ditekankan tentang batas batas dalam bertindak agresif, inovatif dan mengambil risiko. Sebuah budaya organisasi yang baik adalah sebuah budaya yang memberikan toleransi terhadap anggota atau para pegawai dalam bertindak inovatif dan agresif dalam mengembangkan dan memajukan organisasi atau perusahaan serta mendorong untuk berani dalam mengambil risiko terhadap apa yang akan dilakukannya.
3. Pengarahan
Pengarahan dimaksudkan sejauh mana suatu organisasi/perusahaan dapat membuat dengan jelas sasaran dan harapan yang diinginkan. Sasaran dan harapan tersebut haruslah secara jelas tercantum visi, misi dan tujuan organisasi (pengertian visi misi). Keadaan yang seperti ini akan memberikan pengaruh terhadap kinerja organisasi/perusahaan.
4. Integrasi
Integrasi dalam budaya organisasi adalah kemampuan suatu organisasi atau perusahaan dalam memberikan dorongan terhadap unit unit atau satuan dalam organisasi atau perusahaan untuk bekerja dengan terpimpin atau terkoordinasi. Melalui kerja yang kompak dan terkoordinasi dengan baik dapat mendorong kualitas dan kuantitas pekerjaan yang dihasilkan oleh sebuah organisasi atau perusahaan.
5. Dukungan manajamen
Dukungan manajemen dalam budaya organisasi adalah tentang kemampuan tingkat manajer dalam sebuah organisasi atau perusahaan dalam berkomunikasi (baca pengertian komunikasi) kepada karyawan. Komunikasi tersebut harusnya dalam bentuk dukungan, arahan ataupun kritisi (membangun) kepada bawahan. Dengan adanya dukungan manajemen yang komunikatif, sebuah perusahaan atau organisasi dapat berjalan dengan mulus.
6. Kontrol
Kontrol dalam budaya organisasi sangat penting. Kontrol yang dimaksud adalah peraturan atau norma yang digunakan dalam suatu organisasi atau perusahaan. Oleh karena itu diperlukan sejumlah peraturan dan tenaga pengawas (atasan langsung) yang berfungsi sebagai pengawas dan pengendali perilaku pegawai dan karyawan dalam suatu organisasi.
7. Identitas
Identitas dalam budaya organisasi adalah kemampuan seluruh karyawan dalam suatu organisasi atau perusahaan dalam mengidentifikasikan dirinya sebagai suatu kesatuan dalam perusahaan dan bukan sebagai kelompok kerja tertentu atau keahlian profesional tertentu.
8. Sistem Imbalan
Sistem imbalan tidak kalah pentingnya dalam budaya organisasi. Sistem imbalan seperti pemberian kenaikan gaji, promosi (kenaikan jabatan), bonus liburan dan lainnya haruslah berdasarkan kemampuan atau prestasi karyawan dalam bekerja dan sangat tidak diperbolehkan atas alasan alasan perusak lainnya seperti senioritas, pilih kasih dan hal hal lain yang berbau korupsi (baca pengertian korupsi). Sistem imbalan dapat memberikan boost atau dorongan terhadap prestasi kerja dan memberikan peningkatan dalam perilaku inovatif dan kerja maksimal sesuai keahlian dan kemampuan yang dimiliki karyawan atau anggota dalam organisasi.
9. Toleransi terhadap Publik
Dalam budaya organisasi, perbedaan pendapat yang memunculkan konflik sering terjadi dalam sebuah perusahaan atau organisasi. Hal inilah yang harus dilakukan sebagai upper manajement untuk mengarahkan konflik yang terbangun untuk melakukan perbaikan serta perubahan strategi untuk mencapai tujuan organisasi. Toleransi terhadap konflik harus dimediasi oleh pimpinan atau karyawan superior sehingga terjadi kritis membangun dan tidak saling menyerang.
10. Pola komunikasi
Pola komunikasi dalam perusahaan atau organisasi sering dibatasi oleh hierarki kewenangan yang formal. Akan tetapi, pola yang terlalu ketat akan menghambat perkembangan organisasi karena tidakadanya hubungan emosional yang kental terhadap bawahan dan atasan dalam organisasi. Ada lima pola kinerja komunikasi yaitu personal, passion, sosial, organizational politics, dan enkulturasi.
*  FUNGSI BUDAYA ORGANISASI
FUNGSI BUDAYA ORGANISASI :
  1. Menurut Robbins (1996 : 294), fungsi budaya organisasi sebagai berikut :
    Budaya menciptakan pembedaan yang jelas antara satu organisasi dan yang lain.
  2. Budaya membawa suatu rasa identitas bagi anggota-anggota organisasi.
  3. Budaya mempermudah timbulnya komitmen pada sesuatu yang lebih luas daripada kepentingan diri individual seseorang.
  4. Budaya merupakan perekat sosial yang membantu mempersatukan organisasi itu dengan memberikan standar-standar yang tepat untuk dilakukan oleh karyawan.
  5. Budaya sebagai mekanisme pembuat makna dan kendali yang memandu dan membentuk sikap serta perilaku karyawan.
PEDOMAN TINGKAH LAKU
Tingkah laku merujuk kepada tindakan atau tindak balas sesuatu objek atau organisma, biasanya sehubungan dengan persekitarannya. Ia bersifat:
–          sedar atau separa sedar;
–          nyata atau terselindung;
–          rela atau tidak;
–          sejadi atau dipelajari.
Tingkah laku haiwan dikawal oleh sistem endokrin dan sistem saraf, dengan kerumitannya bergantung kepada kekompleksan sistem sarafnya. Umumnya, organisma yang mempunyai sistem saraf yang kompleks lebih berupaya mempelajari gerak balas yang baharu dan justera, dapat menyesuaikan tingkah lakunya.
Dalam bidang psikologi
Tingkah laku manusia (dan organisma yang lain serta juga mekanisme) dapat bersifat biasa, luar biasa, boleh diterima, atau tidak boleh diterima. Manusia menilai kebolehterimaan sesuatu tingkah laku berdasarkan norma sosial untuk mengawalnya menerusi kawalan sosial. Dalam bidang sosiologi, tingkah laku dianggap sebagai tidak bermakna kerana ia tidak ditujukan kepada orang lain dan justera, merupakan tindakan manusia yang paling asas. Bagaimanapun, ia masih dapat memainkan peranan dalam diagnosis gangguan seperti autisme.
Tingkah laku menjadi satu binaan yang penting dalam bidang psikologi awal abad ke-20 dengan pengenalan paradigma yang kemudian dikenali sebagai behavorisme. Pengenalannya merupakan suatu tindak balas terhadap apa yang dikenali sebagai psikologi “fakulti”. Psikologi “fakulti” bertujuan untuk menganalisis atau memahami minda tanpa dimanfaatkan oleh pengujian saintifik. Sebaliknya, behavorisme hanya menegaskan apa yang dapat dilihat atau dimanipulasikan. Mengikut pandangan awal John B. Watson, salah satu pengasas bidang ini, tiada sebarang yang disimpulkan terhadap sifat entiti yang menghasilkan tingkah laku tersebut. Pengubahsuaian yang kemudian terhadap sudut pandangan Watson dan apa yang dikenali sebagai “pelaziman klasik” (lihat Ivan Pavlov) memunculkan pelaziman operan, satu teori yang disokong oleh B.F. Skinner yang mengambil alih institusi akademiknya sehingga 1950-an. Pada hari ini, banyak orang nama mensinonimkan nama Skinner dengan behavorisme.
Untuk kajian tentang tingkah laku, etogram dipergunakan. Tingkah laku haiwan dikaji dalam bidang psikologi perbandingan, etologi, ekologi tingkah laku, dan sosiobiologi.
Di luar bidang psikologi
Tingkah laku di luar bidang psikologi termasuklah sifat fizik dan tindak balas kimia. Sebagaimana digunakan dalam bidang sains komputer, ia merupakan satu binaan antropomorfik yang memberikan “nyawa” kepada kegiatan yang dilakukan oleh komputer, penggunaan komputer, atau kod komputer sebagai balasan terhadap rangsangan seperti input pengguna. “Tingkah laku” juga merupakan satu blok kod atau skrip komputer boleh guna semula yang apabila digunakan pada sesuatu objek, khususnya objek grafik, menyebabkan objek itu membalas terhadap input pengguna dalam pola yang bererti atau untuk membenarkan objek itu bertindak secara bebas. Istilah “tingkah laku” juga boleh digunakan pada setakatnya untuk fungsi matematik bagi merujuk kepada anatomi keluk.
Dalam bidang pemodelan alam sekitar pula dan khususnya dalam bidang hidrologi, model tingkah laku ialah model yang cukup mirip dengan proses semula jadi tercerap, misalnya model yang dapat menyelakukan kadar alir sungai tercerap dengan memuaskan. Ia merupakan konsep utama untuk apa yang dipanggil sebagai perkaedahan Penganggaran Ketakpastian Kebolehjadian Teritlak (GLUE) untuk menyatakan ketakpastian ramalan persekitaran secara kuantitatif.
APRESIASI BUDAYA
Istilah  apresiasi  berasal  dari bahasa inggris  “apresiation” yang berarti penghargaan,penilaian,pengertian. Bentuk itu berasal dari kata kerja ” ti appreciate” yang berarti menghargai, menilai,mengerti dalam bahasa indonesia menjadi mengapresiasi. Apresiasi budaya adalah kesanggupan untuk menerima dan memberikan penghargaan, penilaian, pengertian terhadap hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia.
Kebudayaan perlu diapresiasi dengan harapan kita sebagai manusia dapat memperlihatkan rasa menghargai karya yang dihasilkan dari akal dan budi manusia. Apresiasi diperlukan untuk tetap menjaga nilai-nilai budaya yang ada agar tetap hidup dan selalu lestari, juga dapat dikembangkan menjadi lebih baik. Melalui apresiasi, seorang pencipta dapat memperoleh masukan, ide, saran, kritik, dan pujian untuk karyanya. Melalui ide, saran, masukan, dan kritik tersebut jugalah para pencipta diharapkan dapan membuat karya yang lebih baik lagi.
Hubungan antara Etika dengan Kebudayaan
Hubungan antara Etika dengan Kebudayaan : Meta-ethical cultural relativism merupakan cara pandang secara filosofis yang yang menyatkan bahwa tidak ada kebenaran moral yang absolut, kebenaran harus selalu disesuaikan dengan budaya dimana kita menjalankan kehidupan soSial kita karena setiap komunitas sosial mempunyai cara pandang yang berbeda-beda terhadap kebenaran etika.
Etika erat kaitannya dengan moral. Etika atau moral dapat digunakan okeh manusia sebagai wadah untuk mengevaluasi sifat dan perangainya. Etika selalu berhubungan dengan budaya karena merupakan tafsiran atau penilaian terhadap kebudayaan. Etika mempunyai nilai kebenaran yang harus selalu disesuaikan dengan kebudayaan karena sifatnya tidak absolut danl mempunyai standar moral yang berbeda-beda tergantung budaya yang berlaku dimana kita tinggal dan kehidupan social apa yang kita jalani.
Baik atau buruknya suatu perbuatan itu tergantung budaya yang berlaku. Prinsip moral sebaiknya disesuaikan dengan norma-norma yang berlaku, sehingga suatu hal dikatakan baik apabila sesuai dengan budaya yang berlaku di lingkungan sosial tersebut. Sebagai contoh orang Eskimo beranaggapan bahwa tindakan infantisid (membunuh anak) adalah tindakan yang biasa, sedangkan menurut budaya Amerika dan negara lainnya tindakan ini merupakan suatu tindakan amoral.
Suatu premis yang disebut dengan “Dependency Thesis” mengatakan “All moral principles derive their validity from cultural acceptance”. Penyesuaian terhadap kebudayaan ini sebenarnya tidak sepenuhnya harus dipertahankan dan dibutuhkan suatu pengembangan premis yang lebih kokoh.
Pengaruh Etika Terhadap Budaya
Budaya organisasi banyak digunakan pada organisasi perusahaan, bahkan ada juga perusahaan membuat papan nama dengan tulisan yang menunjukkan budaya organisasi mereka di tempat-tempat yang menarik perhatian. Misalnya di depan pintu masuk kantor, atau di dekat tempat para karyawan melayani pelanggan. Konsep budaya organisasi mulai berkembang  sejak awal tahun 1980-an. Konsep budaya organisasi diadopsi dari konsep budaya yang lebih dahulu berkembang pada disiplin ilmu antropologi, Sobirin (2007:128-129).
Budaya organisasi menurut Schein dalam Sobirin (2007:132) adalah pola asumsi dasar yang dianut bersama oleh sekelompok orang setelah sebelumnya mereka mempelajari dan meyakini kebenaran pola asumsi tersebut sebagai cara untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan adaptasi eksternal dan integrasi internal, sehingga pola asumsi dasar tersebut perlu diajarkan kepada anggota-anggota baru sebagai cara yang benar untuk berpersepsi, berpikir dan mengungkapkan perasaannya dalam kaitannya dengan persoalan-persoalan organisasi.
Budaya organisasi sangatlah  penting untuk dipahami karena “budaya organisasi dapat mempengaruhi cara orang dalam berprilaku dan harus menjadi patokan dalam setiap program pengembangan organisasi dan kebijakan yang diambil. Hal ini terkait dengan bagaimana budaya itu mempengaruhi organisasi dan bagaimana suatu budaya itu dapat dikelola oleh organisasi,” Muhammad Baitul Alim (psikologi zone.com).
Budaya perusahaan pada dasarnya mewakili norma – norma perilaku yang diikuti oleh para anggota organisasi, termasuk mereka yang berada dalam hierarki organisasi. Bagi organisasi yang masih didominasi oleh pendiri, maka budayanya akan menjadi wahana untuk mengkomunikasikan harapan – harapan pendiri kepada para pekerja lainnya. Demikian pula jika perusahaan dikelola oleh seorang manajer senior otokratis yang menerapkan gaya kepemimpinan top down. Disini budaya juga akanberperan untuk mengkomunikasikan harapan – harapan manajer senior itu.
Isu dan kekuatan suatu budaya memengaruhi suasana etis sebuah organisasi dan perilaku etis para anggotanya. Budaya sebuah organisasi yang punya kemungkinan paling besar untuk membentuk standar dan etika tinggi adalah budaya yang tinggi toleransinya terhadap risiko tinggi, sedang, sampai rendah dalam hal keagresifan, dan fokus pada sarana selain itu juga hasil.
Manajemen dapat melakukan beberapa hal dalam menciptakan budaya yang lebih etis, yaitu:
Model peran yang visibel Karyawan akan melihat sikap dan perilaku manajemen puncak (Top Manajemen) sebagai acuan / landasan standar untuk menentukan perilaku dan tidakan – tindakan yang semestinya diambil.
Komunikasi harapan etis Ambiguitas etika dapat diminimalisir dengan menciptakan dan mengkomunikasikan kode etik organisasi.
Pelatihan etis Pelatihan etis digunakan untuk memperkuat standar, tuntunan organisasi, menjelaskan praktik yang diperbolehkan dan yang tidak, dan menangani dilema etika yang mungkin muncul.
Contoh- contoh Budaya Organisasi
Contoh Budaya Organisasi Dalam Perusahaan
Budaya Organisasi mempunyai contoh seperti yang terjadi di setiap perusahaan, yang muncul berdasarkan peralanan hidup para pegawai. Tapi pada umumnya budaya organisasi terletak pada pendiri perusahaan itu sendiri berperan penting. Karena merekalah yang mengambil keputusan dan memberi arah strategi organisasi yang biasanya disebut juga budaya organisasi.
Dan biasanya budaya organisasi di setiap perusahaan mempunyai budaya organisasi sendiri

Rabu, 22 Maret 2017

Disiplin Kerja Pegawai Oleh: Muhammad Agus Muljanto, S.E., M.Si.

Menurut Mc. Donald (dalam Sardiman 2007: 73), menyebutkan bahwa motivasi sebagai perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan munculnya “feeling” dan didahului dengan tanggapan terhadap adanya tujuan. Dari pengertian Mc. Donald ini mengandung tiga elemen penting yaitu bahwa motivasi itu mengawali terjadinya perubahan energi pada diri setiap individu manusia (walaupun motivasi itu muncul dari dalam diri manusia), penampakannya akan menyangkut kegiatan fisik manusia; motivasi di tandai dengan munculnya rasa/feeling yang relevan dengan persoalan-persoalan kejiwaan, efeksi dan emosi serta dapat menentukan tingkah laku manusia; motivasi akan dirangsang karena adanya tujuan dan tujuan ini akan menyangkut soal kebutuhan.
Namawi (2003:5) membedakan motivasi ini dalam dua bentuk, yaitu motivasi instrinsik dan motivasi ekstrinsik.
  1. Motivasi instrinsik adalah pendorong kerja yang bersumber dari dalam diri pekerja sebagai individu, berupa kesadaran mengenai pentingnya atau manfaat dan makna pekerjaan yang dilaksanakan. Dengan kata lain motivasi ini bersumber dari ketertarikan kepada pekerjaan, keinginan untuk berkembang, senang dan menikmati pekerjaan.
  2. Motivasi ekstrinsik adalah pendorong kerja yang bersumber dari luar diri pekerja sebagai individu, berupa suatu kondisi yang mengharuskan untuk melaksanakan pekerjaan secara maksimal. Misalnya berdedikasi tinggi dalam bekerja karena upah atau gaji yang tinggi, jabatan, penghargaan, persaingan dan menghindari hukuman dari atasan.

I. Disiplin Kerja Pegawai 
Menurut Hasibuan (2008:194) pada dasarnya ada 8 (delapan) indikator yang mempengaruhi tingkat kedisiplinan pegawai diantaranya :
  1. Tujuan dan kemampuan
Tujuan (goals) dan kemampuan (ability) pegawai ikut mempengaruhi tingkat kedisiplinan pegawai. Tujuan yang dicapai harus jelas dan ditetapkan secara ideal serta cukup menantang bagi kemampuan pegawai dalam bekerja. Dengan kata lain bahwa tujuan  pemberian pekerjaan yang dibebankan kepada pegawai harus sepadan atau sesuai dengan kemampuan pegawai bersangkutan, agar dia bersungguh-sungguh dalam bekerja dan disiplin dalam mengerjakannya.
  1. Teladan pimpinan
Teladan pimpinan berperan penting untuk membentuk kedisiplinan pegawai mengingat pimpinan sebagai teladan dan panutan oleh para bawahannya. Dengan teladan pimpinan yang baik, kedisiplinan para pegawai akan terbawa baik. Tetapi jika teladan pimpinan kurang baik (semisal kurang disiplin), maka para pegawai juga pasti akan kurang disiplin.
  1. Balas Jasa
Balas jasa ikut mempengaruhi kedisiplinan pegawai karena balas jasa akan memberikan kepuasan dan kecintaan pegawai terhadap pekerjaannya. Jika kecintaan pegawai semakin baik terhadap pekerjaan, kedisiplinan mereka akan semakin baik pula.
  1. Keadilan
Keadilan ikut mendorong terwujudnya kedisiplinan pegawai karena ego dan sifat manusia yang selalu merasa dirinya penting dan minta diperlakukan sama dengan manusia lainnya. Keadilan yang dijadikan dasar kebijakan dalam pemberian balas jasa (pengakuan) atau hukuman akan merangsang terciptanya kedisiplinan pegawai yang baik.
  1. Waskat
Waskat (pengawas melekat) adalah tindakan nyata dan paling efektif dalam mewujudkan kedisiplinan pegawai. Dengan waksat berarti atasan harus aktif dan langsung mengawasi perilaku, moral, sikap, gairah kerja dan prestasi kerja bawahannya. Waskat efektif merangsang kedisiplinan dan moral kerja pegawai. Pegawai merasa mendapat perhatian, bimbingan, petunjuk, pengarahan dan pengawasan dari atasan.
  1. Sanksi hukum
Sanksi hukuman berperan strategis dalam memelihara kedisiplinan pegawai. Dengan sanksi hukuman yang sepadan, pegawai akan semakin takut melanggar peraturan-peraturan, sehingga sikap dan perilaku indisipliner pegawai akan berkurang. Berat atau ringannya sanksi hukuman yang akan diterapkan ikut mempengaruhi baik atau buruknya kedisiplinan pegawai.
  1. Ketegasan
Ketegasan pimpinan menegur dan menghukum setiap pegawai yang indisipliner akan mewujudkan kedisiplinan yang baik pada suatu instansi.
  1. Hubungan kemanusiaan
Pimpinan harus berusaha menciptakan suasana hubungan kemanusiaan yang serasi serta mengikat semua pegawainya. Terciptanya human relationship yang serasi akan mewujudkan lingkungan dan suasana kerja yang nyaman. Hal ini jelas akan memotivasi kedisiplinan yang baik pada suatu instansi.

Kamis, 23 Februari 2017

PARA AHLI MOTIVATOR MENGATAKAN BAHAWA ORNG SUKSES SELALU MENCARI JALAN, SEDANGKAN ORANG GAGAL SELALU MENCARI ALASAN

BENARKAH ORANG SUKSES SELALU MENCARI JALAN ?
 SEBAGAI JAWABANNYA , SAYA GAMBARKAN ANAK SD, KETIKA GURU MEMBERIKAN SOAL LATIHAN, ANAK SI A MENGATAKAN " SAYA TIDAK BISA PAK" PADAHAL BARU DIJELASKAN, SEDANGKAN ANAK SI B, MENGATAKAN  "SAYA BISA PAK" , DARI SINI DAPAT DISIMPULKAN . BAHWA SI A POLA PIKIRNYA MENYERAH, SEBELUM MENCOBA , SEDANGKAN SI B POLA PIKIRNYA SAYA HARUS BISA, KARENA TELAH DIJELASKAN OLEH GURU.

SEBAGAI GURU, UNTUK MEMBANGUN POLA PIKIR SI A , HARUS MENGATAKAN " KAMU PASTI BISA " SEKARANG COBALAH, TADI KAN SAMA -SAMA TELAH MENYIMAK PENJELASAN GURU. UNTUK MEMBANGUN KEPERCAYAAN DIRI SISWA, PENDIDIK KADANG BERTINDAK SEBAGAI MOTIVATOR, KARENA MEMANG TUGASNYA.

DALAM MENGHADAPI SI B, GURU HANYA MELIHAT CARA KERJANYA, DALAM MENCARI JALAN PENYELESAIAN MASALAH, TANPA DIMOTIVASI IA TELAH PERCAYA ATAS KEMAMPUANNYA.

DARI KEDUA CONTOH DIATAS , MERUPAKAN GAMBARAN DALAM KEHIDUPAN DUNIA ORANG DEWASA, SEBAGIAN ORANG BERANGGAPAN,  SAYA HANYA DAPAT MELAKUKAN PEKERJAAN " INI " YANG  "ITU " SAYA TIDAK BISA.

SAYA HANYA DAPAT BERTANI, BERDAGANG SAYA TIDAK BISA, NAMUN ADA ORANG YANG POLA PIKIRNYA, SAYA HARUS BISA BERTANI, DISAAT MENANTI PANEN DATANG , SAYA HARUS BISA BERDAGANG , MENURUT ANDA  , DARI KEDUA CONTOH POLA PIKIR TERSEBUT, MANAKAH YANG AKAN LEBIH MAJU/BERARTI KEHIDUPANNYA?

TENTU JAWABANNYA AKAN SAMA DENGAN SAYA, SISWA A  AKAN BERBEDA DENGAN SISWA B, SEDANGKAN SI PETANI, AKAN BERBEDA DENGAN SI PETANI SAMBIL BERDAGANG.

ORANG GAGAL MEMANG SELALU MENCARI ALASAN, SISWA MENGATAKAN, " MAAF PAK TADI SAYA TIDAK MENYIMAK "
SI PETANI MENGATAKAN " SAYA TIDAK BISA DAGANG KARENA SAYA TIDAK BISA NGITUNG ".

LALU BENARKAH ORANG SUKSES DIBANGUN OLEH POLA PIKIRNYA SENDIRI ATAU ADA ORANG YANG MEMPENGARUHI POLA PIKIRNYA?

MUNGKIN JAWABANNYA, POLA PIKIR SESEORANG TERBENTUK DARI PENGETAHUANNYA,SEMAKIN SESEORANG MEMPEROLEH BANYAK PENGETAHUAN, SEMAKIN IA DAPAT MERUBAH POLA PIKIRNYA,  DAN BERARTI BANYAK YANG MEMPENGARUHI DIRINYA DARI HASIL PENGETAHUAN, PEMBIASAAN DAN SIKAPNYA AKAN DAPAT MERUBAH POLA PIKIR DAN TINDAKANNYA.







Senin, 20 Februari 2017

KEBERHASILAN SESEORANG BERAWAL DARI MIMPI

WUJUDKAN MIMPI-MIMPI LEWAT  PROGRAM TERTULIS
VIDIO INI MENAMPILKAN SOSOK PEREMPUAN YANG DAPAT MEWUJUDKAN MIMPI LEWAT PROGRAM TERTULIS , TENTU DENGAN PERJUANGAN DAN DOA YANG TAK KENAL LELAH .


https://youtu.be/2fdDOV3qM5
Ihttps://youtu.be/2fdDOV3qM5I

BANYAK ORANG SUKSES, BERAWAL DARI BAWAH

MOTIVASI INSPIRATIF Inilah Kisah Sukses Pengusaha Muda By Elang Gumilang https://www.youtube.com/watch?v=EBu229ac62s

Rabu, 08 Februari 2017

UPAYA MEMOTIVASI DIRI DARI ILMU PARA PAKAR

Motivasi Islami - Artikel Motivasi Pembangkit Semangat Anda www.motivasi-islami.com/ Artikel Motivasi Pembangkit Semangat Anda. ... Motivasi Islami. Menu. Home · Tentang ... Motivasi Memulai Bisnis Untuk Pribadi dan Kejayaan Islam. January ... ‎Keyakinan Yang Kuat Kepada ... · ‎Kata Mutiara · ‎Kontak · ‎Downloadhttp://www.motivasi-islami.com/

KATA - KATA POSITIF UNTUK MEMBANGUN KEYAKINAN




 SESUATU YANG TIDAK MUNGKIN MENURUT ALLAH

 " MUNGKIN "

 







 HIDUP HANYA SEKALI LAKUKAN HAL-HAL YANG POSITIF

 









 RENCANA ALLAH LEBIH BAIK DARI CENCANA KITA








 KALAU ORANG LAIN BISA, KENAPA SAYA TIDAK

 







 NIAT ADALAH MODAL AWAL SESEORANG UNTUK BERBUAT KEBAIKAN

 







 SESEORANG YANG BERSYUKUR LEBIH BANYAK MAKA HASILNYA LEBIH MELIMPAH

 







 KEYAKINAN SESEORANG UNTUK BERBUAT KEBAIKAN,

MAKA BUAHNYA ADALAH KEUNTUNGAN

 








 BERJUANGLAH SEKUAT KEMAMPUAN SELAGI MUDA,MAKA NIKMATILAH HASILNYA SELAGI TUA

 

 






Senin, 06 Februari 2017

Membangun masyarakat industri olahan makanan ringan di pedesaan

Masyarakat industri merupakan masyarakat yang memiliki produktivitas, masyarakat ini cenderung memberikan kontribusi sangat besar, baik pemenuhan kebutuhan sendiri maupun memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat lainnya, sebab mereka dapat menghasilkan produk - produk yang dapat membantu kehidupannya.

 

Berbagai  produktivitas yang dapat dikembangkan dimasyarakat, salah satunya adalah Home Industri olahan makanan .

 

Negara kita merupakan Negara yang dikenal sangat subur, didalamnya tumbuh berbagai jenis bahan makanan yang dapat dijadikan sebagai produk olahan makanan, Dari jenis umbi-umbian dapat dijadikan sebagai makanan ringan, yang dapat diolah menjadi kripik, melalui kemasan yang menarik tentu akan dapat menjangkau masyarakat perkotaan, bahkan dari buah-buahanpun dapat diolah menjadi keripik, tentu apabila produk makanan ringan/ kripik ini diinfestasikan di masarakat pedesaan, ini akan dapat membantu  perekonomian masyarakat desa, disamping biaya produksi semakin murah juga dapat membuka lapangan pekerjaan baru di wilayah pedesaan.

 

Namun agar kehidupan masyarakat desa tidak terjadi persaingan, dan agar tidak terjadi jurang pemisah antara  sikaya dan kurang mampu, juga agar tidak terjadi penguasaan dari pemegang modal atas pekerja ,sebaiknya dijadikan sebagai usaha bersama, atas dasar kekeluargaan, dan demi kesejahteraan bersama, pendek kata dijadikan sebagai Koperasi Usaha Makanan Ringan.


Minggu, 29 Januari 2017

Menekuni satu bidang usaha

Usaha merupakan kewajiban bagi setiap manusia, dengan usaha seseorang akan dapat menuangkan kreatifitas sebagai kebutuhan mutlak yang harus di lakukan seorang untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya atau bagi orang lain .


Hasil usaha merupakan anugrah yang seharusnya disyukuri, Manusia hanya diberi beban usaha sedangkan hasilnya adalah hak prerogatif Tuhan.

Usaha sangatlah banyak macamnya, mulai dari usaha jenis tingkat produksi, yang menghasilkan jenis barang ataupun jasa, Mulai dari produksi sandang, pangan , papan ataupun jenis usaha kerajinan.
Usaha bidang jasa pun kian berkembang, mulai dari usaha jasa reparasi barang elektronik, warnet, perbengkelan mesin motor, mobil dan banyak lagi macamnya.

Usaha bidang perdagangan menduduki tingkat tertinggi bila dilihat dari jumlah dan macam serta bentuknya. Usaha bidang pertanian moderen kini mulai ditekuni masyarakat , karena usaha pertanian moderen tidak membutuhkan lahan yang luas, semisal usaha sayuran Hidroponik, aquaponik dll.
Sepertihalnya usaha pertanian moderen, usaha bidang peternakan moderen/perikanan, kini juga banyak ditekuni masarakat, karena Ilmunya kian berkembang, apalagi bagi masarakat yang melek IT, MELALUI INTERNET.
Saya tidak membahas bidang usaha yang berkaitan dengan pendidikan , kesehatan, atau pekerjaan yang menjurus tenaga pemerintahan , yang tujuannya menjadi PNS.


 Pegang , laksanakan , tekuni satu bidang usaha, yang menurut anda memiliki prospek yang baik untuk kelangsungan hidup anda dan keluarga. jangan lupa selalu berdoa kepada yang maha kuasa, karena doa merupakan power dahsyat, dan motivasi uluhiyyah yang harus dilakukan terus-menerus. moga bermanfaat. Amin